Berita Nasional

IPPNU Ikut Interfaith Harmony Camp di Bogor: Raih Ruang Kolaborasi Lintas Agama untuk Ekoteologi, Harmoni, dan Kemanusiaan

by Nasywa - Rabu, 13 Mei 2026 2 Views
Image Foto : Tim Jarkominfo PP IPPNU

Bogor, 21–22 November 2025

Delegasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) ambil bagian pada Interfaith Harmony Camp yang digelar di Bogor pada 21–22 November 2025. Kegiatan bertema Kolaborasi Lintas Agama untuk Ekoteologi, Harmoni, dan Kemanusiaan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan menghadirkan perwakilan berbagai agama, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan bimas dari berbagai daerah.

PP IPPNU diwakili oleh Jayanti Nurpanca Fitria (Anggota Departemen Pengembangan Organisasi PP IPPNU), Hazimatul Layyinah (Ketua Lembaga Konseling Pelajar Putri PP IPPNU), dan Erniyanti NF Dewi (Bendahara Umum). Selama dua hari, rangkaian acara berlangsung dinamis: hari pertama setelah pembukaan peserta menikmati aktivitas rafting, dilanjutkan diskusi panel bertajuk “Kerukunan Beragama dan Wawasan Kebangsaan” yang menghadirkan narasumber dari tokoh agama dan akademisi, termasuk H. Gugun Gumilar, MA, PhD (Stafsus Menag RI), Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd., dan H. Muhammad Adib. Acara juga dimeriahkan oleh pentas seni dari tiap delegasi bimas.

“Kami sangat menikmati kegiatan ini — bukan hanya karena keseruannya, tetapi karena kesempatan berharga untuk berdialog dan membangun jejaring kerukunan antarumat beragama,” ujar Jayanti Nurpanca Fitria.

Pada hari kedua, setelah pemanasan bersama berupa Zumba, peserta melanjutkan diskusi lintas perwakilan bimas untuk menggalang kolaborasi dalam ranah ekoteologi, harmoni, dan kemanusiaan. Dalam sesi deklarasi, dua perwakilan IPPNU — Jayanti Nurpanca Fitria dan Erniyanti NF Dewi — menyampaikan komitmen generasi muda lintas agama untuk menjaga ruang publik yang damai, sejuk, dan produktif.

Hazimatul Layyinah menambahkan bahwa camp ini membuka peluang konkret bagi pelajar putri untuk terlibat dalam inisiatif yang berpihak pada lingkungan dan solidaritas kemanusiaan. “Kegiatan seperti ini menegaskan bahwa dialog lintas iman dapat dilanjutkan dalam bentuk aksi nyata yang memberi manfaat bagi komunitas lokal,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, delegasi IPPNU menilai Interfaith Harmony Camp berhasil menjadi ruang bertukar ide, memperkuat persahabatan lintas iman, dan membangun komitmen bersama untuk kepedulian lingkungan serta solidaritas kemanusiaan. Mereka berharap momentum ini tidak berhenti sebagai pertemuan semata, melainkan terus tumbuh menjadi gerakan bersama yang menguatkan kerukunan dan menjaga Indonesia tetap damai.