Foto : PK IPNU IPPNU UMNU Kebumen
KEBUMEN – Rangkaian demi rangkaian kegiatan Makesta IV Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Universitas Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen telah terlewati. Setiap sesi diikuti dengan penuh khidmat oleh 55 peserta. Dan akhirnya, malam pun tiba pada titik paling sakral dari seluruh proses kaderisasi: saat para calon anggota resmi melakukan pembaiatan sebagai tanda pengukuhan menjadi anggota sejati PK IPNU IPPNU UMNU Kebumen. Bertempat di halaman Gedung MWCNU Petanahan, Kebumen, Minggu malam (17/5/2026), prosesi ini berlangsung dalam suasana hening, khidmat, dan penuh makna yang menyelimuti setiap sudut ruangan. Mulai dari opening pra acara, pembukaan, nyanyian lagu kebangsaan dan mars organisasi, hingga inti pembaiatan, sambutan motivasi di dini hari, dan penutupan dengan doa, semuanya berjalan dengan tertib, haru, dan sakral.
Sebelum memasuki inti pembaiatan, Tim Instruktur Pelatih (INPEL) PC IPNU IPPNU UMNU Kebumen membuka rangkaian dengan apel pra acara yang dipimpin oleh Zain Stalits Munfi'an. Dalam arahannya yang tegas namun penuh kehangatan, ia mengingatkan para calon anggota tentang makna kesetiaan dan tanggung jawab besar yang akan mereka emban setelah malam itu usai. "Ini bukan sekadar seremoni. Kalian harus sadar bahwa setelah malam ini, kalian adalah kader yang siap mengabdi. Jangan pernah melupakan ikrar yang akan kalian ucapkan," tegasnya di hadapan 55 calon anggota yang berdiri dengan rapih. Suasana mulai terasa mencekam namun sakral, menandakan bahwa momen penting akan segera tiba. Seluruh peserta tampak fokus, memantapkan hati, dan membersihkan jiwa untuk melangkah ke prosesi berikutnya.
Memasuki acara inti, Rekan Lana Choerun Nabil selaku pembawa acara membuka resmi prosesi pembaiatan dengan penuh penghormatan dan gaya bicara yang lantun. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti Mars IPNU dan Mars IPPNU. Lantunan lagu-lagu tersebut menggema di ruangan, membakar semangat nasionalisme sekaligus kebanggaan sebagai kader pelajar Nahdlatul Ulama. Suara para peserta terdengar kompak dan penuh penghayatan, seolah-olah setiap lirik yang dinyanyikan adalah janji yang akan segera mereka ikrarkan. Setelah rangkaian menyanyikan lagu usai, suasana berubah menjadi hening total. Semua mata tertuju ke depan ruangan, di mana prosesi puncak akan segera dimulai.
Puncak dari seluruh rangkaian malam itu tiba: prosesi pembaiatan sebagai pengukuhan calon anggota menjadi anggota resmi. Berbeda dengan prosesi pada umumnya, malam itu seluruh 55 calon anggota mengucapkan ikrar kesetiaan secara bersamaan dengan suara yang kompak dan menggema. Dipimpin oleh Ketua PK IPNU UMNU Kebumen, Rekan Fuad Dhiya Ulhaq, dan Ketua PK IPPNU UMNU Kebumen, Rekanita Nihayatul Ma'munah, setiap kalimat ikrar diucapkan serentak dengan penuh kesadaran dan keteguhan hati. Suasana hening seketika berubah menjadi getaran spiritual yang kuat, seolah-olah langit dan bumi menyaksikan janji suci 55 kader baru tersebut. Setelah ikrar usai, prosesi dilanjutkan dengan majunya setiap peserta satu per satu menuju meja sakral yang telah disediakan. Di atas meja tersebut terbentang selembar kertas putih bersih. Dengan penuh khidmat, satu per satu calon anggota menorehkan tinta di atas kertas tersebut sebagai tanda pengesahan diri secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar IPNU IPPNU. Setiap goresan tinta terasa berat namun penuh makna, karena di sanalah tertulis kesediaan mereka untuk mengabdi dan setia pada organisasi.
Usai menorehkan tinta, rangkaian prosesi berlanjut pada penghormatan kepada simbol-simbol kebangsaan dan keorganisasian. Para peserta yang baru saja menandatangani ikrar tersebut secara bergantian melakukan khormat pada bendera Merah Putih sebagai wujud penghormatan tertinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah itu, mereka dengan penuh rasa hormat dan cinta mencium bendera NU, diikuti dengan mencium bendera IPNU dan IPPNU. Setiap kecupan yang diberikan bukanlah sekadar ritual, melainkan pernyataan batin bahwa mereka siap mengibarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah dan organisasi pelajar NU di mana pun mereka berada. Suasana haru semakin terasa ketika sesi terakhir dari prosesi simbolis tiba: mencium air kembang yang harum semerbak. Sebuah wadah berisi air yang telah dicampur dengan beragam kembang wangi disediakan di ujung jalur prosesi. Satu per satu peserta menunduk, mencium aroma wangi tersebut, dan mengusapkannya ke wajah sebagai simbol penyucian diri, kesucian niat, dan harapan agar perjalanan kaderisasi mereka selalu diridhai oleh Allah SWT dan diberkahi dengan keharuman akhlak dan perbuatan.
Pasca seluruh rangkaian prosesi simbolis selesai, malam mulai larut menuju dini hari. Namun semangat tidak pernah surut. Rekanita Fatatun Malikhah, Ketua PC IPPNU Kebumen, memberikan sambutan yang penuh motivasi kepada para anggota baru yang baru saja dikukuhkan. Dengan nada tegas namun hangat di tengah dinginnya malam, ia menyampaikan, "Selamat kepada seluruh anggota yang telah melakukan pembaiatan secara resmi dan simbolis. Banggalah menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama. Di IPNU dan IPPNU, kita akan banyak belajar. Kami harap kalian semua dapat terus setia mengikuti kegiatan yang ada di PK IPNU IPPNU UMNU Kebumen. Tidak hanya itu saja, tetapi tetap mengikuti dan melakukan proses kaderisasi selanjutnya. Jangan berhenti di sini. Ini adalah awal dari perjalanan panjang pengabdian kalian." Ucapan beliau disambut dengan tepuk tangan meriah meskipun waktu telah menunjukkan pukul dini hari. Wajah-wajah lelah namun berbinar-binar terpancar dari 55 anggota baru, menandakan bahwa api semangat berorganisasi tidak akan pernah padam. Setelah seluruh rangkaian prosesi pembaiatan selesai, acara resmi ditutup dengan iringan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu instruktur. Dipanjatkan harapan agar seluruh anggota baru senantiasa diberikan kekuatan, keistiqomahan, keberkahan, dan keharuman akhlak sebagaimana wangi air kembang yang baru saja mereka cium. Para anggota yang baru dikukuhkan pun saling berpelukan dan bersalaman, menandakan lahirnya ikatan batin dan persaudaraan yang baru. Dengan berakhirnya malam sakral ini, secara resmi 55 calon anggota telah sah menjadi anggota PK IPNU IPPNU UMNU Kebumen, siap mengemban amanah sebagai pelajar inspiratif yang terus mengasah potensi diri demi masa depan yang lebih cerah.